Malam
Bersediakah kau mendengar sebait ungkapan perasaanku
Aku janji tak kan lama, sejenak saja
Ini rahasia
Kita akan mengakhirinya sebelum fajar terbit dan terang menggantikan gelapmu.
Wahai malam
Dalam keheningan yang kau ciptakan Beserta semilir angin yang kau tiupkan diantara gemerisiknya daun-daun, aku ingin kau jadi saksi bahwa ada rindu disela debaran jantung ini.
Malam tolong aku
Tolong perintahkan anginmu untuk membisikkan rindu ini kepadanya
Katakan juga bahwa aku menginginkan kehadirannya, duduk bersamaku menatap kelamnya langit tanpa bintang
Tahukah kamu oh malam
Walaupun rembulan enggan menyapamu saat ini tapi aku masih tetap bisa melihat cahaya disini, yang bergerak melukis wajahnya.
Ah rupanya aku harus mengakhiri rahasia ini seperti janjiku kepadamu malam karena ternyata waktu sudah mengambil sepertiga dari tugasmu.
Dengar malam!
Aku merindukannya, sangat merindukannya dan ini rahasia kita.






0 komentar:
Posting Komentar
What do you feel? Please write it on. .