RSS

Diam

Diam adalah caraku menyimpan rindu mengumpulkannya di sudut-sudut penantian hingga menumpuk.
Kemudian dari puncaknya akan ku ketuk pintu langit dan menulis namamu di muka awan.

Jika suatu malam awan menangis, ketahuilah air mata itu adalah milikku yang tumpah dan membanjirinya. Dan ketika pagi datang lihatlah butir demi butirnya yang mengembun di pucuk daun ia akan berkilauan tatkala disinari mentari. 

Diam juga caraku menyelami kediamanmu sendiri. Mencari tahu apakah ada aku dikedalaman dasar hati mu atau justeru selain aku yang jadi penghuninya. 

Terkadang aku tenggelam oleh pertanyaan itu kemudian terapung oleh jawaban-jawaban bisu. Namun diantara ombang-ambing keyakinan semu ini, ada satu yang pasti. Aku mencintaimu!




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

What do you feel? Please write it on. .