RSS

Semoga Burung Dara Menyampaikan Ini Kepadamu

Ini bukan puisi, bukan prosa atau sejenis roman. Ini hanya isi hatiku, hati yang dibelenggu oleh cinta buta. Karena jika ia bisa melihat pasti rasa ini sudah lebih dulu lenyap. Oleh jarak, oleh isyarat, oleh waktu dan seribu satu alasan lainnya. Cinta. Aku nyaris tak mengerti akan kehadirannya. Jika dapat memilih bisakah jatuh kepadanya yang sama-sama menjatuhkan miliknya kepadaku bukan padamu. Karena cinta milikmu masih kau genggam erat untuknya dan akan tetap begitu. Tetapi apa dayaku semua nya sudah terjadi. Apa kah perlu gravitasi disalahkan? Tidak. Cukup aku saja. Meskipun sebenarnya ini sungguh diluar kendali. Iya, itulah kesalahanku. Tak bisa mengatur kendali.
Hey bagaimana kalau seandainya diri ini nahkoda mungkin sudah tenggelam karena tak bisa mengarahkan kapal saat badai menghantam terlebih lagi aku tak bisa berenang. Memohon kepada paus untuk menolong? Tidak mungkin.
Mari bicara dari hati ke hati dalam diam, dengan jarak juga kejujuran. Jika karena jujur bisa membuat hancur maka aku lebih memilih hancur daripada mati perlahan dalam ketidak pastian.
Bukankah selama ini sudah cukup bukti? Dari rasa yang diabaikan sampai janji-janji palsu. Lalu kejujuran apalagi yang diinginkan?
Aku ingin mendengar kejujuran itu dari lisanmu. Katakan saja jika tak menginginkanku. Isyarat terlalu lemah jika di banding cinta yang ku punya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

What do you feel? Please write it on. .